Catatan Hessy

Ini blog isinya adalah hal-hal yang melintas di otak kananku. Karena yang melintas banyak, jadi ku pikir perlu ku buat semacam catatan, supaya besok-besok kalo aku lupa, ku bukalah catatan ini. Ya mudah2an catatan ini tidak hanya berguna untukku, tapi juga bagi orang lain. Salam Hangat Hessy

Archive for April, 2007


E = mc2

Pada saat yang sama dengan teman yang membuat puisi, saya juga bercakap-cakap dengan seorang teman di Kobe. Temanku yang satu ini sedang bermasalah dengan teman akrabnya. Biasalah persahabatan berbeda jenis kadang bisa menimbulkan konflik dan kadang bisa menimbulkan salah persepsi bagi orang-orang disekitar.

Nah temanku itu dalam melakukan curhat mengambil pendekatan hukum Newton III ( kalo ga salah) yaitu: Aksi = Reaksi.

Dalam hal curhatologi (ilmu curhat) pendekatan apa saja boleh digunakan untuk melakukan analisis, selama tepat. Karena teman ini mengambil hukum fisika untuk menganalisis masalahnya, saya menanggapinya juga dengan pendekatan yang sama. Jika saya memakai pendekatan akuntologi (ilmu hitung2) yang saya kuasai, saya takut dia kurang paham, karena latar belakang keilmuannya yang berbeda dengan saya. Syukur alhamdulillah waktu SMA saya mengambil jurusan A1, jadi sedikit-sedikit paham rumus2 fisika.

Pada dasarnya rumus-rumus fisika adalah penyederhanaan fenomena alam, sehingga kita bisa lebih mudah memahami kejadian-kejadian di alam ini. Jadi menurut hemat saya, karena manusia adalah bagian dari alam, maka rumus-rumus tersebut juga berlaku untuk hubungan antar manusia. Contohnya adalah hukum Newton III di atas. Nah untuk menanggapi curhat teman saya tadi, saya pun menggunakan rumus Einstein yaitu:

E = mc2   dimana :  E = Energy

                      m = moment

                c  = cinta

Jadi menurut hemat saya daripada teman saya menunggu aksi dari temannya itu terus baru dia bereaksi atau sebaliknya, dia beraksi duluan lalu menunggu reaksi (yang belum tentu reaksinya seperti yang diharapkan) lebih baik menggunakan rumus E = mc2, yaitu memanfaatkan momen cinta yang berharga kemudian melipat gandakan (square) cintanya, sehingga bisa menghasilkan energy yang dahsyat dan mudah-mudahan hukum aksi = reaksi juga bisa berjalan dengan baik. Dalam hal ini reaksi yang diperoleh adalah reaksi positif (sesuai harapan).

Oh ya bagi para pembaca, jangan salah tafsir atas kasus teman saya ini. Rumus ini memang bisa saja diaplikasikan untuk cinta dua insan, tapi dalam kasus teman saya ini, dia bisa mengaplikasikan c2 (cinta kuadrat) terhadap sahabat  bukan cinta antara pria dan wanita tapi murni persahabatan. Saya berpandangan persahabatan adalah sesuatu yang sangat berharga dan patut untuk dipertahankan dan jangan sampai rusak oleh perasaan cinta pria-wanita (bukan berarti tidak boleh persahabatan menjadi cinta, hanya saja harus tau risikonya, persahabatan bisa berlangsung lama sedang percintaan dua insan, bisa putus dan mengakhiri persahabatan).

Akhir kata saya ingin mengutip kalimat bijak seorang sastrawan AS, Leo Buscaglia (1924-1998) yang mengatakan:

“Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku”

Puisi seorang teman

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan seorang teman di dunia maya. Lalu kami bercakap-cakap beberapa jenak. Kemudian teman tersebut menceritakan perasaannya. Sebagai teman yang baik, saya berusaha membaca tulisannya dengan baik (bukan mendengarkan ya, berhubung memang saya bercakap-cakap dengan tulisan, bukan dengan suara) dan berusaha menanggapi sebaik mungkin. Tampaknya teman ini sedang jatuh hati, lalu dia menulis puisi ini dan aku diijinkan untuk membaca. Saya merasa puisi ini indah (terus terang saya belum mampu menulis puisi pada level ini J) dan saya merasa sangat sayang kalau puisi yang indah ini lenyap begitu saja terhapus oleh bit-bit komputer dan berakhir di trash can. Lalu saya minta ijin untuk  meletakkannya diblog saya.. Puisi terdiri dari dua bagian, dan keduanya tak ada judul. Jadi saya beri judul puisi ini agar keliatan lebih bagus. (Mudah-mudahan antara judul dan isi nyambung). Begini bunyi puisi tersebut.

Senyummu adalah bahagiaku

Senyummu adalah bahagiaku

Ceriamu adalah dambaku

Gelisahmu adalah kebimbanganku

Air matamu adalah kesedihanku

Kau pelipur lara dukaku

Kau pengiring suka citaku

Bersama kita dalam hari-hari keberkahan

Ikatan ini berawal dari hati atas nama cinta

Jalinan ini bermula dari rasa atas nama sayang

Pertautan ini berasal dari angan atas nama rindu

Sungguh ini adalah cinta, sayang, dan rindu..

Malam ini bintang bersinar cinta, bulan tersenyum sayang, angin mendesir rindu

Wahai bintang, bulan dan angin

Sampaikanlah salam cinta, sayang, dan rinduku kepadanya

“Sungguh Aku Sangat mencintaimu karena Allah”

Bila…

Bilakah kau tahu…

perasaanku saat ini tentangmu

aku begitu mencintaimu,

aku begitu bangga memilikimu,

aku begitu bahagia bersamamu

kau mewarnai hari-hariku…

tak ada yang lebih indah, dari senyumanmu

tak ada yang lebih menyenangkan selain mengingatmu

kamu satu yang kumau…