Catatan Hessy

Ini blog isinya adalah hal-hal yang melintas di otak kananku. Karena yang melintas banyak, jadi ku pikir perlu ku buat semacam catatan, supaya besok-besok kalo aku lupa, ku bukalah catatan ini. Ya mudah2an catatan ini tidak hanya berguna untukku, tapi juga bagi orang lain. Salam Hangat Hessy

Archive for May, 2007


Ceramah Pagi

Kira 4 hari yang lalu aku mendengarkan ceramah agama di Radio. Lalu ada sesi tanya jawab dengan pak Ustad. Salah satu pertanyaan dari pendengar adalah: "apakah wanita boleh jadi pemimpin suatu kaum?" Ini adalah pertanyaan yg sering kali ditanyakan dan biasanya jawabannya penuh kontroversi dan seringkali malah menimbulkan masalah. Kebetulan jawaban ustad ini juga kurang berkenan di hatiku. Tepatnya bikin aku jengkel bin sebal.

Ustad menjawab dengan mengutip suatu hadits yg intinya wanita tidak boleh menjadi pemimpin. Salah dua alasannya adalah karena aurat wanita 7 sedang pria cuma 2 (ini aku masih blm panas). trus yang bikin aku panas adalah karena dibilang wanita itu kurang akal, oleh karena itu dalam bersaksi: kesaksian  2 wanita = kesaksian 1 pria. Yg aku tidak paham adalah kenapa alasan wanita tidak boleh jadi pemimpin adalah karena wanita kurang akal.. Itu jelas statement yang merendahkan martabat wanita yang jelas2 adalah tiang negara (katanya). Dan bagaimana makhluk yang kurang akal bisa melahirkan makhluk yang berakal. Bagaimanapun juga kan pria yang katanya berakal itu kan dilahirkan oleh wanita yang katanya kurang akal.

Jadi ya pak Ustad, dan untuk para ustad2 yang lain, kalo menjelaskan itu, mbok ya gimana gitu loh.. Kalaupun memang wanita tidak boleh jadi pemimpin, berilah alasan yang masuk akal dan bisa diterima. Misalnya mungkin dari segi bertindak wanita mungkin cendrung lebih menggunakan perasaan. Tapi jangan bilang kurang akal dong. Soalnya banyak juga tuh wanita2 cerdas yang saya temui.. Malah lebih cerdas dari kaum pria.

Puisi-puisi Elsi

Elsi adalah seorang teman yang sedang kuliah doktoral di Kobe Jepang. Aku dulu berkenalan dengannya sewaktu aku kuliah S2 di MTI - Salemba UI dan Elsi kuliah S1 keperawatan UI juga di Salemba. Kebetulan tempat kos kami sama, yaitu di Salima kependekan dari Sayuti 5. Tempat kos Salima adalah tempat kos yang paling berkesan dalam hidupku.. Persaudaraan dengan teman2 kos sangat kuat, kami saling menyayangi dan saling mendukung dalam segala situasi.. Pokoknya top abis anak2 yang kos disana plus perilakunya. Kebetulan aku adalah yg paling tua (satu2nya yang kuliah S2, yg lain mahasiswa S1) jadilah aku adal ketua suku di Salima itu. Sekarang kami sudah berpencar-pencar, ada yang jadi dokter di Jogja, namanya Arsina, ada yg jadi dosen keperawatan UGM, yi Yani. Ada yg jadi dosen di keperawatan unand, Esi, ada yang jadi dosen di Muhammadiyah Purwekerto yi: Linggar dan ada yang jadi seniman di Jakarta berhubung dulu kuliah di IKJ, yi Riska. Karena hidup sudah berpencar-pencar kami sudah jarang berhubungan, terakhir kali aku bertemu Esi, Yani dan Arsina di Jogja kira2 1 atau 2 tahun lalu, kebetulan aku lagi ada seminar di UGM. Senang sekali bertemu dengan teman lama..kita bernostalgia tentang Salima..

Diantara mantan2 Salima, aku paling sering berhubungan dengan Elsi. Thx to the technology, walau Elsi jauh di Kobe - Jepang dan aku bersemayam nun jauh dipelosok Cilengsi - Jawa Barat - Indonesia,  kami sering bertemu di dunia maya..Kami bercerita dan bercanda di dunia tersebut.. Elsi orangnya rada2 romantis sedikit puitis tapi cerdas. Kami saling menasehati dalam bbg hal.. Even elsi 9 tahun lebih muda dari ku, dia cukup ok untuk memberi nasehat dibidang yang dikuasainya. Nah Elsi ini suka membuat puisi dan kebetulan ada bbrp puisinya yg dia e-mail ke aku. Aku merasa ada kesamaan perasaan antara aku dan elsi yang tertuang dalam puisi itu, oleh karena itu aku ingin "mengabadikannya" di blog ini. KEbetulan setelah aku check blog Elsi, dia belum memasukkannya. Jadi El (kalo kamu baca ini, aku ijin ya, memasukkan puisi mu ini ke blog ku ini :> thx b4)

DARI JENDELA MAYA

Dari jendela maya kulihat engkau di

sana

Sebagaimana engkau juga melihatku di sini

Dari jendela tak mungkin lagi saling sapa

Benarkah?

Kulihat engkau, dia, dia, dan dia

Suatu kebetulan atau mestakung?

Tetapi aku tak pernah mengharapkannya

Dan tak pernah aku menyembunyikannya

Hanya dengan melihatmu aku tahu

Bahwa hidup terus berlanjut

Dan ini hal yang bagus

(

26 April 2007

, Myodani campus C606)

SAAT ENGKAU DATANG

Saat engkau datang nanti

Tentu aku akan menyambutmu dengan gembira

Kupersilakan masuk ke dalam rumah

Yang sebelumnya pernah hampir kuhilangkan

Kuncinya

Aku akan mengamatimu

Barangkali akan kutemukan kerutan di dahimu

Karena engkau sibuk berpikir kemana saja aku pergi

Selama ini

Mungkin akan juga kulihat sedikit uban di rambutmu

Sambil kuberpikir, selama itukah waktu berlalu?

Tapi pasti aku akan melihat senyummu

Akan kutanyakan kabarmu

Dan kemana saja engkau pergi tahun-tahun terakhir ini

Sambil kubuatkan teh dan kuhidangkan kue

Saat engkau selesai meneguk tehmu,

Aku akan duduk di sampingmu

Sambil kukatakan,”Selama inilah aku menunggumu”

Dan bahwa,”Engkau datang pada saat yang tepat”

(

11 April 2007

, Myodani campus C606)

LALU LALANG

Orang-orang yang lalu lalang itu,…

Apakah mereka menemukan yang dicari

dalam hidup?

            Dulu terasa lucu saat ada yang menanyakan

            berapa persen dari mereka yang menemukan

            Dulu mungkin tak banyak arti

            Dan sekarang lebih tak berarti

            Karena bukan angka yang penting

            Tapi bahwa aku juga merasakannya

Terperangkap dalam ramai orang lalu lalang

Aku merasa hampa dan sepi

Mereka masing-masing seolah punya tujuan

Sementara aku baru menyadari

Hampa dan sepi ini

Kan kubawa ke mana langkah kaki ini?

(8 April 2007, Sannomiya Senta Gai)

(completed on

3 May, 2007

, Shirakawadai)

Inspired by “Wanting to be Walking Among Crowds” (Sakutaro Hagiwara (1886 - 1942)

Taman Firdaus

Alkisah pada suatu masa, dua orang tersesat di padang pasir. Keduanya kehausan dan kelaparan. Dengan mengerahkan segenap tenaga yang tersisa, mereka berusaha mencari sumber air. Sesudah lama berjalan, mereka akhirnya menemukan sebuah dinding batu tinggi. Di balik dinding terdengar suara air terjun dan kicauan burung. Ketika menengadah ke atas, mereka melihat dahan-dahan pohon rindang menjulur dari balik dinding. Buahnya yg lebat tampak segar dan lezat.

Pria yang satu langsung memanjat dinding batu dan turun ke sisi lain. Pria yg lainnya, berbalik ke

padang

gurun untuk membantu orang-orang lain yang tersesat di

padang

gurun untuk menemukan jalan menuj ke oasis tersebut.

Moral Cerita:

*      Setiap orang mempunyai pandangan yg berbeda tentang taman firdaus atau surga. Sebagian orang menemukan taman firdaus lewat benda-benda materi, sementara yg lainnya menemukan taman firdaus dengan membantu orang lain. Kedua pria ini menemukan jalannya sendiri-sendiri.

*      Pria yg memanjat dinding menyelamatkan dirinya atau juga bisa dikatakan menemukan pencerahan. Yang kembali ke padang gurun ingin membantu orang lain juga mendapatkan pencerahan. Jika semua orang yang menemukan pencerahan tak mau berbalik untuk menuntun orang lain, maka tak akan ada orang yang bisa menjelaskan, bahwa pencerahan itu sebuah kenyataan, bukan impian.

*      Bagi pria pertama, surga adalah istirahat dan kesenangan. Bagi pria kedua, surga adalah pelayanan, pengabdian. Surga adalah memberi dan berbagi.

*      Seseorang yang menemukan sesuatu yg bernilai dan menyimpannya hanya untuk dirinya sendiri tak akan benar-benar bahagia.

(Sumber: Aura Edisi 14/th XI/Minggu ke-3/April 2007)

Hanya Waktu yg bisa memahami Cinta

Hanya Waktu yg bisa memahami Cinta

Menurut sahibul hikayat, pada suatu masa, tersebutlah sebuah pulau yang dihuni semua perasaan. Mulai dari Kebahagiaan, Kesedihan, Cinta dan semua perasaan lainnya. Semua perasaan ini merasa nyaman tinggal di pulau ini. Tapi suatu hari, mendadak muncul pengumuman, pulau tempat tinggal mereka akan tenggela. Smua penghuni pulau disuruh menyiapkan dan memperbaiki perahunyaa, lalu meninggalkan pulau itu.

Semua perasaan mengikuti saran pengumuman. Memperbaiki perahu dan menyiapkan segala yang diperlukan, lalu bergegas meninggalkan pulau iu. Satu-satunya perasaan yang memutuskan bertahan di pulau itu adalah Cinta. Dengan segala kegigihan, Cinta mencoba bertahan di pulau kediamannya.

Pulau tersebut perlahan-lahan tenggelam. Ketika tinggal secuil tanah, Cinta memutuskan minta tolong. Kekayaan melewati cinta dengan perahu megah.

”Kekayaan, apakah saya bisa menumpang di kapalmu?” tanya Cinta.

”Wah, tak bisa! Di dalam kapal saya ada banyak emas, perak, dan permata. Sama sekali tak ada lagi tempat untukmu.” Sahut kekayaan.

Saat itu Cinta melihat Vanity, perasaan yang hanya memikirkan diri sendiri dan penampilan, lewat dengan kapalnya yang indah.

“Vanity, tolonglah saya” pinta Cinta

“Saya tak bisa menolongmu, Cinta. Kamu basah kuyup. Perahuku bisa-bisa rusak karena dirimu,” sahut Vanity.

Kesedihan mendekat dan Cinta mencoba meminta tolong.

“Kesedihan, bolehkah saya ikut bersamamu?’

“Oh….maaf Cinta, saya begitu sedih dan perlu menyendiri!” jawabnya.

Kebahagiaan mendekat dan Cinta seperti yang sudah-sudah, memohon agar bisa ikut menumpang di kapal Kebahagiaan. Tapi Kebahagiaan begitu bahagia sampai tidak mendengar kata-kata permohonan Cinta.

Disaat Cinta berpikir mencari akal, tiba-tiba terdengar suara, “Kemarilah Cinta. Kamu bisa ikut saya”. Yang bicara padanya ternyata tetua. Cinta sangat senang karena merasa mendapat karunia besar. Begitu senangnya sampai Cinta lupa menanyakan nama dewa penolongnya. Mereka akhirnya tiba di sebuah pulau. Sesudah mendaratkan Cinta, tetua itu melanjutkan perjalanannya. Cinta mendadak sadar, betapa dia berhutang budi pada tetua itu. Lalu bertanya pada tetua lainnya yang bernama Pengetahuan. “Yg menolong saya tadi itu namanya siapa?” tanya Cinta.

“Oh itu. Namanya Waktu!” jawab Pengetahuan.

“Waktu?” tanya Cinta heran.  “Mengapa Waktu mau menolong saya?” tanyanya lagi.

Pengetahuan menjawab dengan senyum penuh kebijakan, Karena hanya Waktu yang bisa memahami betapa besarnya Cinta.”

Moral Cerita:

*      Perasaan datang dan pergi. Perasaan berubah-ubah, tapi Cinta bertahan dan menetap sampai selamanya.

*      Cinta adalah satu-satunya perasaan yang melahirkan kesanggupan untuk bertahan, untuk gigih samapi detik terakhir

*      Sesudah ditempa dengna berbagai kesulitan, mengalami suka dan duka, serta dengan berjalannya waktu, kita akhirnya bisa memahami kebesaran Cinta.

*      Cinta tak pernah menyakitkan. Jika menyakitkan, pasti bukan Cinta.

(Sumber: Aura Edisi 14/th XI/Minggu ke-3/April 2007)

QUOTATION

*      Disetengah kehidupan, kita mengorbankan kesehatan untuk mendapatkan uang. Disetengah kehidupan lainnya kita mengorbankan uang kita untuk mendapatkan kembali kesehatan kita (FM Volataire).

*      Melakukan yang terbaik pada saat ini akan menmpatkan Anda ke tempat terbaik pada saat berikutnya (Oprah Winfrey)

*      Dalam medan perang, Anda hanya bisa terbunuh sekali. Namun dalam laga politik, Anda bisa terbunuh berkali-kali.  (Winston Churchill (1874-1965))

*      Akar kekerasan: kemewahan tanpa bekerja, kesenangan tanpa hati nurani, ilmu tanpa kepribadian, perdagangan tanpa moralitas, sains tanpa humanitas, penyembahan tanpa pengorbanan, politik tanpa prinsip nilai. (Mahatma Gandhi)

*      Bagiku hidup itu seperti rasa lapar yang berkesinambungan. Arti hidup bukan sekadar menunjukkan eksistensi atau bertahan, namun bergerak ke depan, melangkah ke atas untuk meraih dan menaklukkan.

*      Mengalirlah pada apa yang terjadi dan biarkan pikiran Anda bebas. Tetap fokus untuk menerima apa yang Anda kerjakan (Lao Tzu)

*      Dalam realisme ide, semua bergantung pada antusiasme. Dalam dunia nyata, semua bergantung pada keuletan usaha. (Johan Wolfgang von Goethe)

*      Ilmu pengetahuan memiliki tiga tingkatan:  Opini, Sains, Pencerahan.  Instrumen tingkatan pertama menggunakan indra, kedua menggunakan dialektika dan ketiga menggunakan intuisi (Plotinus  – Bapak Neoplatonisme)

*      Visi tanpa aksi hanya mimpi. Aksi tanpa visi semata membuang waktu tanpa arti. Aksi dengan visi akan membangun perubahan positif ( Joe Baker – Penulis ”Paradigm: Business of Discovering the Future).

*      Orang bijak bicara karena dia mempunyai sesuatu untuk dikatakan. Orang bodoh bicara karena dia merasa harus mengatakan sesuatu. (Plato)

*      Setiap hari adalah awal hari penting dari seluruh hidup Anda (Charles Dederich –

Spritualis

 

AS

)

*      Kesuksesan bukan kunci kebahagiaan. Kebahagiaanlah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan, Anda akan meraih kesuksesan. (Herman Cain)

*      Kadangkala Anda membuat keputusan tepat, kadangkala Anda membuat tepat keputusan. (Dr Phil Mc Graw – Psikolog AS)

*      Senjata paling ampuh di muka bumi ini adalah jiwa manusia yang selalu menyala (Ferdinand Foch (1851 – 1929) Jendral Prancis pada PD I)

*      Jangan pernah menangis hanya karena sesuatu berakhir. Selalu tersenyumlah karena sesuatu terjadi. (Dr Seuss (1904 – 1991) Kartunis)

*      Sangatlah mudah untuk memiliki kepercayaan diri dan disiplin kala meraih kemenangan. Yg justru harus Anda miliki adalah kepercayaan diri dan disiplin kala belum meraih kemenangan (Vince Lombardi, Pelatih NFL AS).

*      Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku. (Leo Buscaglia (1924 – 1994) Sastrawan)

*      Tiada kesedihan, kecuali kita memikirkan untuk bersedih (Boethius – Filsuf)

*      Waktu akan selalu tersedia bagi mereka yang mau memanfaatkannya. (Leonardo Da Vinci)

*      Ujian terbesar bagi keberanian di bumi ini adalah mampu menghadapi kekalahan tanpa kehilangan hati (RG Ingersoll – Humanis AS)

*      Harapan adalah tabir alami untuk menyembunyikan ketelanjangn kebenaran (Alfred Bernhard Nobel)

*      Kegembiraan bukan ada pada kebendaan, namun ada dalam diri kita (Richard Wagner (1813- 1883) Komposer Jerman)

*      Tiga rumus kerja: hindari keruwetan, carilah cara sedrhana; dari ranah konflik, carilah keharmonisan; Ingat ditengah kesulitan selalu terdapat kesempatan.

*      Tiada dendam yang benar-benar tertuntaskan kecuali dengan memaafkan (Josh Biling (1818 – 1885) Penulis Humor)

*      Kecantikan bukan berada pada raut wajah, ia terpancar bagai serunai sinar dari dalam hati. (Kahlil Gibran)

Mahabah Cinta

Mahabah Cinta

Rabi’ah al-Adawiyah

Rabi’ah al Adawiyah adalah seorang sufi perempuan yang pertama kali mengembangkan ajaran cinta Ilahi. Sebelumnya zahid Hasan Basri menempuh zuhud dengan cara khauf (takut). Oleh Rabiah, khauf ditingkat menjadi cinta ilahi. Rabiah sebagai seorang sufi terkenal dengan sajak cintanya. Berikut adalah beberapa sajak cintanya:

Aku mengabdi kepada Tuhan

Bukan karena takut neraka….

Bukan pula karena mengharap masuk surga…

Tetapi aku mengabdi, karena cintaku pada-Nya

Ya Allah, jika aku menyembahMu,

Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya

Dan jika aku menyembahMu

Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya

Tetapi jika aku menyembahMu,

Demi Engkau semata, janganlah Engkau enggan

Memperlihatkan keindahan wajah Mu

Yang abadi padaku

                                    Komentar: Sepertinya puisi ini yg mengilhami lagu Dewa yang bunyinya kira begini ”Bila surga dan neraka tak pernah ada….dst”

Alangkah buruknya,

Orang yang menyembah Allah

Karena mengharap surga

Dan ingin diselamatkan dari api neraka

Seandainya surga dan neraka tak ada

Apakah Engkau tidak akan menyembah Nya?

Aku menyembah Allah

Karena mengharap ridha Nya

Nikmat dan anugerah yang diberikan Nya

Sudah cukup menggerakkan hatiku

Untuk menyembah Mu

                                    Komentar: Kayanya puisi ini juga sumber ilham lagu Dewa

Tuhanku

Selagi Engkau tidak murka padaku

Aku tak akan memperdulikan segala cobaan dan penderitaan

Walau bagaimanapun,

Pertolongan Mu pasti lebih luas untuk ku

Aku berlindung dengan nur wajah Mu

Yang menerangi tujuh lapis langit

Dan yang menyinari kegelapan

Aku berlindung dari kemurkaan dan kebencian Mu

Engkaulah yang berhak memurkaiku

Dan tiada daya upaya serta kekuatan

Kecuali atas pertolongan mu.

                                    Komentar: Tingkat iman orang berbeda-beda. Tingkat iman terendah adalah tingkat iman seorang hamba sahaya. Dia menyembah Rob nya karena rasa takut dosa dan takut masuk neraka. Tingkat iman kedua adalah tingkat iman seorang pedagang, dimana niat menyembah Rob nya adalah untuk mendapatkan pahala atau berharap masuk surga. Sedang tingkat iman tertinggi adalah orang yang beribadah tidak mengharapkan suatu apapu kecuali ridho Allah. Mungkin bisa dikatakan Rabi’ah al Adawiyah sudah mencapai tingkat iman tertinggi. Dia bisa melepaskan segala sesuatu yg bersifat kebendaan, keduniawian, semata-mata hanya untuk meraih cinta Rob nya.

Menjaga kestabilan iman dan bukan perkara mudah. Iman dalam dada seperti gelombang, kadang naik, kadang turun. Banyak hal yang mempengaruhi iman di dada. Kondisi hidup, masalah yang dihadapi dan lain sebagainya. Adakalanya saat mendapat musibah orang menjadi lebih dekat dengan Rob nya, dan saat senang lalai mengingat Rob nya. Tapi tidak sedikit juga orang yang meninggalkan Robnya karena kesulitan demi kesulitan yang menjeratnya yang tak kunjung pergi.

Pada hakikatnya semua itu tergantung keberanian dan ketegasan seorang manusia melawan setan yang berada di aliran darahnya. Pada saat manusia lahir ke bumi, dia didampingi malaikat yang bertugas menjaga iman dan hati nuraninya. Setelah manusia itu menjadi akil balig, dimana pada saat itulah dia mulai bertanggungjawab atas segala perbuatannyua, Iblis dari kerajaan Setan menurunkan pasukannya untuk mengikuti gerak langkah manusia tersebut. Setan menyusup kedalam pembuluh darah manusia. Ibarat virus gangren, setan ini mampu menduplikasi jumlahnya. Maka dimulailah pertarungan antara iman dan bujukan rayuan setan. Kadangkala iman menang, kadangkalah bujuk rayu setan yang menang. Semakin sering iman menang dalam pertarungan ini, maka jumlah setan dalam aliran darah semakin meningkat. Semakin tinggi iman, maka setan yang diturunkan untuk menggoda manusia itu juga akan semakin tinggi tingkatannya. Jadi jika iman manusia itu cetek, bisa dipastikan yang didalam darahnya hanyalah cucunya setan. Tapi jika iman manusia tersebut sangat bagus, maka mbahnya setan akan turun tangan. Jadi jangan heran jika kita melihat seorang yang berakhlak bagus, tiba-tiba melakukan sesuatu hal yang mencengangkan kita dan diluar dugaan. Karena yang menggodanya sudah bukan setan berpangkat staf, tapi langsung Top Eksekutif dari kerajaan setan. Dan biasanya cobaan yang ditimpakan pada manusia yang beriman tinggi ini juga bukan main sulitnya. Jadi pada saat Robnya memberikan cobaan dan soal ujian yang maha berat, pada saat yang bersamaan CEO  setan menggodanya agar gagal melewati UHP (Ujian Hidup Pribadi).

Komentar atas komentar:

  1. Kata teman saya: semakin tinggi iman, cobaan semakin berat. Kalo gitu apa ga usah tinggi-tinggi aja iman kita, supaya cobaannya ga usah berat-berat juga. J (tentu saja teman saya ini tidak serius)

  2. Hikmah dari perilaku setan: walau iblis / setan itu adalah makhluk terkutuk, menurut saya tetap ada hikmah yang bisa dipetik dari etos kerja setan dan sejenisnya, yaitu;

a.       Setan tidak pernah berputus asa menggoda manusia. Gagal dengan suatu bujukan, dia akan terus membujuk sampai berhasil mengalahkan iman. Seharusnya manusia juga begitu dalam hidup, tidak boleh berputus asa. Karena kalo manusia berputus asa, berarti temannya setan, dan setan menang.

b.      Setan adalah manusia kreatif, terbukti jika gagal dalam satu metode bujukan, setan akan merubah metode bujukan. Ada 1001 model bujukan setan yang tak terasa. Setan bisa masuk ke dalam sendi2 kehidupan manusia tanpa manusia merasakan bahwa itu bujukan. Contoh: lalai sholat magrib karena asyik nonton sinetron atau mending nonton bola daripada sholat tahajud. Hobi menonton infotainment padahal sudah jelas-jelas mengupas aib orang lain alias berghibah itu dilarang. Setan juga IT literacy, terlihat setan menggunakan segala teknologi untuk menggoda manusia. Jadi judulnya rayuan multimedia. J

c.       Setan adalah makhluk terkutuk yang profesional. Dalam melakukan tugasnya membujuk rayu manusia untuk ikut menjadi terkutuk, setan selalu profesional, terbukti tidak kenal lelah, menggunakan metode yang tepat dan menurunkan setan dengan skill yang tepat untuk orang yang tepat. Jadi dalam tiap penugasan, kerajaan setan menerapkan the right satan for the right human.

d.      Setan berhasil menggoda manusia karena berhasil dalam berkolaborasi. Jika gagal sendiri, setan akan menduplikasi jumlahnya untuk mengalahkan iman. Padahal Allah itu lebih dekat dari nadi manusia (berarti dekat banget kan), tapi akibat sistem kerja yang sitematis, seringkali setan menang.

e.       Setan adalah makhluk terkutuk yang bekerja secara sistematis dan selalu mengikuti perkembangan jaman. Jadi setan tau ungkapan: change or die….

Akhirul kalam… gw rasa judul dengan artikel agak kurang nyambung. Judulnya tentang cinta, terakhir-terakhir malah membahas profesionalisme setan. Atau mungkin sebenarnya ada kaitan antara cinta dan setan.. Mungkin judul artikel selanjutnya adalah: Cinta yang kerasukan setan. (Gw rasa gw terpengaruh oleh maraknya film-film horor di Indonesia, jadi beginilah hasilnya.)