Orchid, Cactus, Coarse Grass, Farmer
Orchid, Cactus, Coarse Grass, Farmer
Vs
Battle & War
Inspired by someone special
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. ( Al-Baqarah:187)
PENDAHULUAN
Hari ini, kamis 15 November 2007, sekitar jam 5 pagi seorang teman menelponku dan kami berbicara cukup lama. Percakapan itu membahas tentang perjalanan hidupnya yang menjadi pelajaran berharga baginya untuk melangkah kelak ke depan. Anda mungkin bertanya-tanya dalam hati dan mungkin juga mengira-ngira bahwa profesi temanku adalah seorang petani bunga, terus mengalami gagal panen, lalu mengambil hikmah dari kegagalan panen tersebut. Terus mungkin anda bertanya apa hubungannya dengan pertempuran (battle) dan perang (war)? Sebenarnya perkiraan anda tidak terlalu meleset, temanku itu memang mengalami gagal panen yang luar biasa tapi bukan dalam arti yang harafiah melainkan dalam arti filosofis. Dia gagal panen atas segala upaya dan kerja keras untuk menyelamatkan “bunga” yang telah ditanam dan dirawatnya selama 20 tahun. Dan temanku itu sama sekali tidak habis pikir, kenapa dia bisa gagal panen padahal sudah melakukan segala sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang pak tani dan merasa tidak ada yang salah dalam upayanya tersebut. Temanku itu mengalami sekian kali kekalahan dalam pertempuran melawan “
hama ” yang menyerang lahan pertaniaannya. Karena kalah berkali-kali dalam pertempuran, maka akhirnya temanku betul-betul jadi kalah perang secara keseluruhan melawan pasukan
hama . Lahan pertaniannya terpaksa harus di likuidasi alias dibubarkan.
I. AYAT PAK TANI
Dalam
surat Al-Baqarah 223 tertulis “istri-istrimu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu sebagaimanan kamu kehendaki dan kerjakanlah (amalan) untuk dirimu..”. Aku sering mengatakan dalam percakapan sehari-hari bahwa ayat di atas adalah ayat mengenai pak tani (farmer). Sebagian besar ahli tafsir menafsirkan ayat ini merupakan “kamasutra dalam islam” alias adab bergaul suami istri. Aku ingat sekali, beberapa tahun yang lalu ada seorang sahabatku yang suaminya sering tugas luar
kota dan selama 5 tahun pernikahan mereka belum juga dikarunia anak. Lalu secara bercanda aku berkata; “Ya jelas lah gimana lu mau hamil wong pak taninya jarang pulang jadi sawahnya sering terlantar.” Sahabatku sewot mendengarnya, tapi alhamdulillah sekarang mereka sudah dikaruniai dua orang anak yang lucu dan manis. Tapi pada hari ini aku setelah percakapan panjang dengan temanku tiba-tiba aku memperoleh sebuah pandangan baru dalam menafsirkan ayat tersebut. Aku menjadi berpikir ulang, apakah benar makna ayat tersebut hanya soal cara pemenuhan kebutuhan dasar ala basic instingnya Sharon Stone dan Michael Douglas, jangan-jangan sebenarnya yang dimaksud dengan kebutuhan dasar bukan sekedar hal yang satu itu.
Mari kita elaborasi ayat ini lebih jauh. Allah sering menggunakan perumpamaan dalam menulis ayat-ayat Nya. Hal ini menunjukkan keagungan dan keanggunan cara penyampaian sebuah makna. Dalam ayat pak Tani, Allah menggunakan ladang dan bercocok tanam sebagai kiasan. Di ladang bisa ditanam berbagai macam tumbuhan. Kesuburan tanaman yang tumbuh di atasnya tergantung dari tipe tumbuhan yang ditanam. Ada tanaman yang butuh air, pupuk serta perawatan ekstra, dan jika diabaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, katakanlah 3 bulan, maka tanaman tersebut akan mati. Contohnya bunga angrek (Orchid). Tapi ada tanaman yang diabaikan saja bisa tetap bertahan dalam segala kondisi dan media apapun. Jika dirawat dengan baik malah akan tambah subur. Contohnya Ilalang (Coarse Grass). Ilalang dapat tumbuh di tanah keras sekalipun, dalam cuaca tak bersahabat. Pada musim hujan ilalang akan tumbuh subur dan kadang tumbuh bunga liar ditengah-tengahnya, sehingga jika diamati dengan seksama terkadang ilalang juga indah. Tapi tidak semua orang bisa melihat keindahan karena sifatnya yang liar, mengganggu dan sulit diberantas. Malah terkadang orang takut masuk ke tengah ilalang karena khawatir ada ular ditengah-tengah kerimbunan ilalang tersebut. Kemudian ada lagi tipe tumbuhan yang jika terlalu banyak disiram air, malah mati, dan tempat tumbuh yang nyaman bagi tanaman ini adalah pasir. Anda pasti sudah bisa menebak tanaman yang saya maksud. Betul. Kaktus namanya. Kaktus jika terlalu banyak air akan mati. Kaktus tipenya berduri, dan asli tanaman padang pasir. Tahukah anda jika anda kehausan di tengah padang pasir dan tidak menemukan oase, malah menemukan kaktus, berarti anda selamat. Anda potong kaktus tersebut dan ditengahnya akan anda temukan air yang bisa anda minum. Kaktus bisa menyelamatkan hidup anda. Tentu saja kaktusnya harus cukup besar agar airnya cukup banyak.(Jika kaktusnya cuma seukuran kaktus yang ada di pot rumah anda, saya jamin anda akan tetap mati kehausan J).
Terkait dengan tanaman, saya teringat pada sastra Indonesia. Dalam khasanah sastra kita, wanita sering diibaratkan sebagai bunga. Jadi menurut hemat saya, sebenarnya melalui ayat pak tani di atas Allah sedang berusaha menjelaskan pada kaum Adam yang bertugas sebagai petani untuk mengenali dengan baik karakter bunga yang ditanamnya. Dengan kata lain seorang suami wajib mengenali karakter istrinya agar dapat memberikan perlakuan yang pas dalam berhubungan dan bekerja sama membangun rumah tangga. Jadi untuk memudahkan pembahasan aku membagi 3 tipe wanita yaitu: wanita tipe anggrek, tipe ilalang dan tipe kaktus. Berikut kita bahas untuk setiap tipe.
a. Orchid Woman
Anggrek adalah bunga yang indah dan mahal. Wanita tipe anggrek adalah wanita yang butuh perhatian dan ”perawatan” sangat besar dari suaminya. Jika anda mempunyai istri berkarakter anggrek jangan pernah meninggalkan dia terlalu lama sendirian tanpa sentuhan dan belaian. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi jika anda terlalu lama meninggalkan atau terlalu sering meninggalkannya, 1) wanita itu akan mati merana karena tidak bahagia akibat jablai 2) wanita tersebut akan mencari pak tani yang lebih baik. Ingat anggrek itu indah, banyak yang menyukainya dan ingin memilikinya. Sayang tidak semua orang mampu merawatnya karena perawatan yang cukup rumit. Jadi anda tidak bisa menyederhanakan kebutuhan dasar sesuai versi anda. Banyak pria beranggapan selama dia telah mencukupi kebutuhan jasmani (sandang, pangan, papan) dan rohani (sex), maka dia sudah menjalankan kewajibannya dengan baik. Padahal kebutuhan dasar wanita tidak hanya sebatas itu. Kebutuhan untuk berkomunikasi, didengar, diperhatikan, diakui keberadaannya, keberhasilannya baik dalam berkarir dan merawat rumah tangga, juga merupakan kebutuhan dasar. (Pria juga begitu bukan?). Nah bagi wanita tipe anggrek terkadang komunikasi via teknologi (telepon) tidaklah cukup baginya. Kehadiran secara fisik sangat penting.
b. Coarse Grass Woman
Persis seperti ilalang, wanita berkarakter ilalang adalah wanita yang bisa survive dalam segala kondisi dan liar sifatnya. Wanita dengan karakter ini tidak butuh perawatan ekstra hanya perlu penanganan kreatif untuk ”mengendalikan” keliarannya. Wanita tipe ini adalah wanita pencinta kebebasan..Terbukti bisa tumbuh dimana saja. Diperlukan imajinasi, kecerdasan dan kekuatan untuk memelihara ilalang sehingga ilalang liar bisa terlihat indah. Jadi hanya pria dengan karakter tertentu yang bisa menaklukan ilalang dan betah bersama ilalang. Wanita tipe ilalang biasanya ceria, penuh semangat hidup, cerdas, independen, dan tidak mudah menyerah bagi yang ingin mengendalikannya, sekaligus mengandung misteri. Tidak semua pria sanggup dan berani menangani wanita tipe ini. Jika tipe ilalang bertemu pria lemah, ada kemungkinan pria itu akan teraniaya oleh wanita ini. Anda tau ilalang kan? Salah-salah masuk kulit anda akan gatal-gatal dan tau-tau ada ular ditengah ilalang yang siap mematuk anda. Anda bisa mati dipatuk ular..
c. Cactus Woman
Seperti telah tertulis di atas, kaktus adalah tanaman yang tumbuh di media pasir. Terlalu banyak disirami malah akan mati, sebaliknya bisa menyelamatkan kehidupan di tengah padang pasir. Jarang tumbuhan yang bisa tumbuh di media kering. Media kering bisa kita artikan sebuah kemiskinan atau kekurangan atau (kehampaan?). Anda bayangkan wanita tipe kaktus itu kira-kira seperti apa ya? Aku berpikir, wanita tipe ini mungkin adalah wanita yang sudah cukup mapan dalam hal materi, matang dalam berpikir dan baik hati sehingga dia tidak menuntut banyak dari pria yang menikahi sebaliknya lebih banyak memberi. Dia memperoleh kebahagiaan dengan cara memberikan kebahagian pada pasangannya. Wanita tipe ini walau tidak terlihat indah tapi mampu memberikan kehidupan walau untuk itu dituntut sebuah pengorbanan besar dari dirinya. Ingat seperti saya bilang, kaktus mengandung air didalamnya. Untuk memperoleh air, kita harus memotong kaktus (sebuah pengorbanan kan?). Resiko memelihara kaktus juga mudah dikenali. Lihat saja besarnya duri dan anda bisa menentukan teknik yang tepat agar tidak terkena duri. Cuma sayang tidak semua orang suka memelihara kaktus karena tidak semua orang dapat melihat keindahan sebuah kaktus yang berduri. Padahal kaktus itu indah lho kalo ku liat-liat, mana gampang pula merawatnya, ditingal pulang kampung lama-lama ga mati-mati.
Pada dasarnya apapun tanaman yang ditanam oleh Pak Tani, selama penaganannya pas, maka tanaman akan tumbuh subur dan akhirnya akan memberikan kebahagian juga pada pak Tani. Akan tetapi sebaliknya, jika salah penanganan, pak Tani bisa gagal panen atau tanaman tidak akan tumbuh sesuai dengan yang dikehendaki oleh pak Tani. Pak Tani akan bersedih jika gagal panen. Tapi pak tani harus instropeksi jika gagal panen. Kesalahan bukan semata pada tanaman tapi bisa jadi mostly from ur self, akibat tidak mengenali karakter tanaman yang anda pelihara.
II. FARMER vs BATTLE n WAR
Dalam bercocok tanam, pak tani mempunyai musuh yang harus selalu diwaspadai yaitu:
hama tanaman.
Hama tanaman ada yang memberikan gangguan minor ada juga yang mematikan. Tapi biar
hama yang menyerang tanaman anda bersifat minor, anda harus berhati-hati juga.
Ada pepatah yang bilang: sedikit-sedikit jadi bukit. Dan kebanyakan hal-hal yang berbahaya berasal dari yang kecil. Jarang
kan orang mati ketabrak gajah, banyak juga mati karena digigit nyamuk yang notabene keucil banget dibanding gajah. Trus kalo orang mendaki gunung salju, yang ditakutkan adalah masuknya sebutir pasir kedalam kaus kaki. Hanya sebutir man… ga sekarung pasir..Ternyata sebutir pasir yang masuk kedalam kaus kaki pendaki gunung es bisa mengancam jiwanya..Jadi sekali lagi nasehat saya..jangan pernah meremehkan atau underestimate terhadap sesuatu yang kecil.
Kembali ke topic awal,
hama yg paling berbahaya dalam pernikahan adalah
hama yang tak tampak. Musuh yang tak tampak jelas lebih menakutkan dibanding musuh yang nyata. Kalo musuh itu nyata paling ga kita tau strategi apa yang akan diterapkan untuk menaklukkan musuh. Nah kalo kentutnya aja kita ga bisa mencium baunya, apalagi wajahnya, trus gimana mau mengalahkannya? Tul ga seh? Tahukah anda siapa musuh tak tampak itu? Ya betul, syaiton.
Tahu jugakah anda ada syaiton yang diciptakan Allah dengan special duty n special mission, the one and the only purpose yaitu syaiton yang ditugaskan oleh mbahnya syaiton yaitu iblis dengan tugas khusus membuat ricuh rumah tangga, membuat rumah tangga gonjang ganjing, membuat suami istri bak seteru abadi, membuat pasangan menjadi asing dan tak kenal satu sama lain. Sayangnya aku lupa nama syaiton dengan special mission itu. Maha Kreatif dan Dinamis Allah yang menciptakan syaiton tersebut. Anda mungkin bertanya-tanya, ngapain juga Allah menciptakan makhluk dengan tugas nyeleneh gitu… Jawabannya gampang.. Anda tidak mungkin naik kelas atau naik tingkat atau mendapat promosi di kantor anda kalau anda belum diuji dan terbukti teruji
kan ? Life is just like that. Hidup adalah never ending school. Anda selalu bisa belajar dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang menimpa anda. Baik itu kejadian menyenangkan atau kejadian tidak menyenangkan.
Aku adalah termasuk orang yang tidak pernah memandang hidup hanya dari dua warna. Hitam dan putih. Life is so colourful for me. Bagiku tidak ada sesuatu yang benar-benar hitam dan tidak ada sesuatu yang benar-benar putih. Yang ada adalah abu-abu terang, abu-abu gelap. Diantaranya banyak warna. Begitu juga dalam memandang syaiton. Syaiton yang sering digambarkan hitam kelam dalam pentas teater atau dalam buku komik anak-anak, sebenarnya tidaklah hitam benar. Ada sisi positif dari syaiton. (Ini sudah pernah ku tulis dalam artikel2 sebelumnya). Nah begitu juga syaiton dalam pernikahan. Allah Yang Maha Kreatif tentunya tidak sia-sia menciptakan syaiton dengan special purpose itu. Allah mungkin ingin kehidupan pernikahan sedikit diganggu agar hidup anda lebih dinamis sehingga tidak monoton. Kehidupan pernikahan yang terlalu tenang kadangkala juga mengandung bahaya. Anda ingat, laut tenang bukan berarti aman. Kehidupan pernikahan yang terlalu tenang bisa jadi terasa membosankan. Itulah gunanya syaiton tadi, untuk membuat anda agak sedikit gatal-gatal sehingga not feel bored with ur marriage. Hanya saja tentu perlu pengendalian terhadap rasa gatal tersebut, jangan sampai anda menggaruk terlalu dahsyat sehingga malah menimbulkan luka dalam terus infeksi terus bagian tubuh yang anda garuk tadi harus diamputasi. Jadi perlu ada manajemen rasa gatal. (halah apa coba? Manajemen rasa gataL..istilah apa pula itu?)
Manajemen Rasa Gatal
Anda pasti bingung, apa pula itu manajemen rasa gatal? Manajemen rasa gatal adalah suatu cara pengelolaan kekisruhan rumah tangga sedemikian rupa sehingga perasaan gatal bin pegel yang ditimbulkan oleh kisruh itu tadi tidak meluas apalagi infeksi. Naudzubilah, jangan sampai diamputasi. Lantas anda bertanya lagi, gimana caranya? Ya anda pikirlah sendiri? Masa apa-apa harus ditolongin jawabnya. Tidak ada seorang konsultan yang bisa menjawab semua permasalah secara cespleng. Apalagi masalah pernikahan. Setiap pernikahan itu unik dengan permasalahan yang unik karena perpaduan dari orang-orang yang karakternya unik juga. Tidak ada orang yang persis sama karakternya, yang ada cuma mirip-mirip. Hanya satu resep yang bisa aku berikan untuk mengelola rasa gatal pernikahan anda. Kita sebut saja resep manajemen rasa gatal. Ini dia resepnya:
- Kenali permasalahan anda dengan baik.
- Kenali karakter pasangan anda, bicarakan dengan pasangan anda masalah tsb
- Belajar dari Setan. Pahami trik setan yang membuat anda gatal
- Ungguli trik setan
- Jangan pernah merasa lelah. Kalo lelah, istirahat bentar, trus bangkit lagi.
(Note: Resep belum pernah diuji di dapur penulis. Jadi kalo gagal, maap aja ya..Lagi sapa su ruh juga percaya ama tulisan ini. Aku kan dah bilang tadi, pikirlah sendiri bagaimanan mengelola rasa gatal anda)
PENUTUP
Battle
with Satan and his staffs is never ending battle. Sometimes u loose, sometimes u win. The most important thing: never loose the war. U must come out as a winner, no matter how much the cost to win it. If u loose the war, its mean u gonna loose something most valuable in
ur life,
ur marriage,
ur family.At the end, u have nothing at all. Naudzubillah min dzalik.
No matter how hard the battle is,u must face it. Jangan pernah desersi. Satukan langkah, rapatkan barisan especially with
ur main partner (
ur soulmate). Remember Al-baqarah 187, pasanganmu adalah pakaianmu.
At last, i want to say something for someone special (I believe he will read it J):
Please help me to be a good cloth for u, and please be a good cloth for me and
Please be a good farmer for me and I”ll be a beautiful flower for u..
Selesai, Kamis 13 Desember 2007,
10.55pm